Cara Menghitung Denyut Nadi Normal Semua Usia

Cara menghitung denyut nadi yang tepat dan benar. Denyut jantung yang normal untuk setiap orang berbeda-beda tergantung pada kapan waktu mengukur detak jantung tersebut (saat istirahat atau setelah berolahraga). Variasi dalam detak jantung sesuai dengan jumlah oksigen yang diperlukan oleh tubuh saat itu. Detak jantung atau juga dikenal dengan denyut nadi adalah tanda penting dalam bidang medis yang bermanfaat untuk mengevaluasi dengan cepat kesehatan atau mengetahui kebugaran seseorang secara umum. Nah pada ulasan kali ini kita akan belajar tentang bagaimana cara menghitung denyut nadi/ jantung dengan benar dan tepat sesuai dengan standar medis.

Pada dasarnya denyut jantung seseorang juga dipengaruhi oleh faktor usia dan aktivitas apa yang sedang atau telah dilakukan. Olahraga atau aktivitas fisik yang telah dilakukan dapat meningkatkan jumlah denyut nadi/ detak jantung. Namun perhatikanlah jika jumlahnya terlalu berlebihan atau di luar batas sehat dapat menimbulkan bahaya. Nah, dengan melakukan tes sederhana tersebut, seseorang bisa mengetahui apakah denyut jantunya normal atau tidak. Hal ini juga berguna sebagai diagnosis awal ada atau tidaknya gangguan kardiovaskuler.

cara menghitung denyut nadi

Cara Menghitung Denyut Nadi Normal :

Agar bisa mengetahui berapa denyut nadi/jantung maksimal, kita bisa melakukannya dengan cara mengurangi angka 220 dengan usia. Misal usianya 40 tahun, maka jumlah maksimalnya adalah 180 bpm. Ada 2 cara untuk menghitung denyut nadi atau denyut jantung yang dapat kita lakukan secara mudah dan presisi, sebagaimana seperti berikut:

1. Tempel dan tekankan (Jangan terlalu keras) tiga jari (telunjuk, tengah, manis) salah satu tangan pada pergelangan tagan yang lain. Temukan denyut nadi kita. Setelah itu, barulah kita mulai menghitung.

2. Hitunglah denyut nadi Selama 15 detik. Kemudian, hasilnya dikalikan 4.

Keterangan:
Denyut nadi normal: 60 – 100/menit
Denyut nadi maksimal: 220 – umur.

Untuk Zona Latihan/ Aktif

Tingkat intensitas dimana Anda bisa berolahraga : 70% – 85% dari denyut nadi maksimal.

Yang Mudah & Sulit Diukur

  • Olahraga tipe 1 : tidak memerlukan ke-trampilan khusus dan denyut nadi mudah diukur Misalnya: jogging, lari, bersepeda.
  • Olahraga tipe 2 : memerlukan ke-trampilan dan denyut nadi sulit diukur. Misalnya: senam aerobik, berenang.
  • Olahraga tipe 3 : olahraga permainan dan denyut nadi sangat sulit diukur. Misalnya: tenis, basket, bulutangkis, sepak bola.

Catatan: setelah melakukan olahraga jogging atau lari. Setelah latihan, kembali denyut nadi diukur. Kalau sudah kembali ke denyut normal, berarti kita sudah boleh mandi.

Pengukuran denyut nadi ini dapat disetarakan dengan talk-test. Caranya mudah. Selama kita berjalan atau berlari, cobalah untuk beristirahat sebentar, apabila terlalu letih, berarti kita sudah melewati zona latihan . Kurangi intensitas olahraga yang kita lakukan. Selain usia dan aktivitas yang kita lakukan, beberapa faktor yang dapat mempengaruhi denyut nadi adalah emosi, suhu udara, dan posisi tubuh.

Nah, disini kita bisa mengetahui betapa pentingnya pengukuran denyut nadi? Tujuannya apalagi kalau bukan untuk mengoptimalkan latihan kita. Sekian ulasan mengenai cara menghitung denyut nadi yang benar dan tepat yang dapat kami tuliskan kali ini, semoga dapat bermanfaat.

Cara Menghitung Denyut Nadi Normal Semua Usia | rumusmenghitung | 4.5