Cara Menghitung Ip Address, Subnet Mask & Gateway

Cara Menghitung Ip Address, Subnet Mask dan Gateway yang benar. Pada ulasan kali ini kami akan membahas tentang bagaimana caranya menentukan serta Menghitung Ip Address subnet mask dan juga gateway. Tulisan ini kami buat agar kita semua mengetahui konsep dasar IP address dan subnet mask dalam suatu jaringan komputer, terlebih untuk yang bekerja dalam bidang tersebut

Pengertian IP Address

IP address adalah alamat logika yang diberikan ke peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. Setiap peralatan aktif jaringan seperti ethernet card, switch dan router memiliki MAC addres untuk memberikan identitas pada relatan tersebut agar dikenal dan ditemukan di dalam jaringan. MAC address ini disebut juga alamat hardware karena merupakan identitas yang diberikan oleh pabrik pembuat peralatan. Agar pengaturan pemberian alamat pada peralatan lebih mudah dan fleksibel, dipergunakan alamat logika.

cara menghitung ip address

Pengertian Gateway atau Router

Gateway yaitu computer yang mempunyai minimum 2 buah network interface untuk menghubungkan 2 buah jaringan atau lebih. Di Internet satu alamat dapat ditempuh lewat gateway-gateway yang memberi jalan/rute ke arah mana yang perlu dilewati agar paket data hingga ke maksud. Umumnya gateway menggerakkan routing daemon (program yang meng-update dengan dinamis tabel routing). Karenanya gateway juga umumnya berperan jadi router. Gateway/router dapat berupa Router box seperti yang diproduksi Cisco, 3COM, dan lain-lain atau dapat pula berbentuk computer yang menggerakkan Network Operating Sistem plus routing daemon. Umpamanya PC yang dipasang Unix FreeBSD serta menggerakkan program Routed atau Gated. Tetapi dalam penggunaan Natd, routing daemon tidaklah perlu digerakkan, jadi cukup dipasang gateway saja.

Karna gateway/router mengatur jalan raya paket data antar jaringan, jadi di dalamnya dapat dipasangi mekanisme pembatasan atau pengamanan (filtering) paket-paket data. Mekanisme ini dimaksud Firewall. Sesungguhnya Firewall yaitu satu program yang digerakkan di gateway/router yang bertugas mengecek tiap-tiap paket data yang lewat lalu membandingkannya dengan rule yang diaplikasikan serta pada akhirnya mengambil keputusan apakah paket data itu bisa diteruskan atau tidak diterima. Maksud dasarnya yaitu jadi security yang membuat perlindungan jaringan internal dari ancaman dari luar. Tetapi dalam tulisan ini Firewall dipakai jadi basis untuk menggerakkan Network Address Translation (NAT).

Dalam FreeBSD, program yang digerakkan jadi Firewall yaitu ipfw. Sebelumnya bisa menggerakkan ipfw, kernel GENERIC mesti dimodifikasi agar mensupport peranan firewall. Ipfw mengatur jalan raya paket data berdasar pada IP asal, IP maksud, nomor port, serta type protocol. Untuk menggerakkan NAT, option IPDIVERT mesti diaktifkan dalam kernel. DIVERT (mekanisme diversi paket kernel) Socket divert sesungguhnya sama juga dengan socket IP umum, terkecuali kalau socket divert dapat di bind ke port divert spesial lewat bind sistem call. IP address dalam bind tidak di perhatikan, cuma nomor port-nya yang di perhatikan.

Satu socket divert yang dibind ke port divert juga akan terima semuanya paket yang didiversikan pada port itu oleh mekanisme di kernel yang digerakkan oleh implementasi filtering serta program ipfw. Mekanisme ini yang digunakan nanti oleh Network Address Translator.

Pengertian Alamat Broadcast

Alamat ini dipakai untuk kirim/terima info yang perlu di ketahui oleh semua host yang ada disuatu jaringan. Seperti di ketahui, tiap-tiap paket IP mempunyai header alamat maksud berbentuk IP Address dari host yang juga akan dituju oleh paket itu. Dengan terdapatnya alamat ini, jadi cuma host maksud saja yang mengolah paket itu, sedang host beda juga akan mengabaikannya. Bagaimana bila satu host menginginkan kirim paket pada semua host yang ada pada jaringannya? Tidak efektif bila ia mesti buat replikasi paket sejumlah jumlah host maksud.

Penggunaan bandwidth/jalur juga akan bertambah serta beban kerja host pengirim jadi bertambah, walau sebenarnya isi paket-paket itu sama. Oleh karenanya, di buat rencana broadcast address. Host cukup kirim ke alamat broadcast, jadi semua host yang ada pada network juga akan terima paket itu. Konsekwensinya, semua host pada jaringan yang sama mesti mempunyai broadcast address yang sama serta alamat itu tidak bisa dipakai jadi nomor IP untuk host spesifik.

Jadi, sesungguhnya tiap-tiap host mempunyai 2 alamat untuk terima paket : pertama yaitu nomor IP yang berbentuk unik serta ke-2 yaitu broadcast address pada jaringan tempat host itu ada. Broadcast address didapat dengan buat semua bit host pada nomor IP jadi 1. Jadi, untuk host dengan IP address 167. 205. 9. 35 atau 167. 205. 240. 2, broadcast addressnya yaitu 167. 205. 255. 255 (2 segmen paling akhir dari IP Address itu di buat bernilai 11111111. 11111111, hingga dengan desimal terbaca 255. 255). Type info yang dibroadcast umumnya yaitu info routing.

Pengertian Angka binari dan Desimal

Kita umumnya mengenal angka desimal yang berupa angka 0 sampai 9. Namun, di komputer disamping angka desimal sering juga dipergunakan angka binari yang berupa angka 0 dan 1.Oleh sebab itu, perlu anda ketahui cara mengubah angka binari menjadi angka desimal dan sebaliknya.

Cara Mengubah Angka Binari ke Desimal

Setiap angka binari 1 bergantung pada posisinya di dalam kelompok binarinya, memiliki nilai desimal tertentu seperti pada tabel di bawah :

  • Binari 1 1 1 1 1 1 1 1
  • Desimal 128 64 32 16 8 4 2 1

Angka binari 0 memiliki nilai desimal 0 di posisi mana saja. Jumlahkan angka-angka desimal tersebut untuk mendapatkan nilai desimal angka binari.

Contoh :

  • Binari : 11001011
  • 1 1 0 0 1 0 1 1 Biner
  • 128 64 0 0 8 0 2 1 Desimal

Cara Mengubah Angka Desimal ke Binari

Metode yang digunakan adalah dengan membagi angka desimal denagn angka 2 sambil memperhatikan hasil sisa pembagian.

Contoh :

Desimal : 203

  • 203 / 2 = 101 sisa 1
  • 101 / 2 = 50 sisa 1
  • 50 / 2 = 25 sisa 0
  • 25 / 2 = 12 sisa 1
  • 12 / 2 = 6 sisa 0
  • 6 / 2 = 3 sisa 0
  • 3 / 2 = 1 sisa 1

Angka binari adalah angka sisa dibaca dari bawah, yaitu : 11001011

Pembagian Kelas IP Address

IP address terdiri atas 32 bit angka binari, yang ditulis dalam empat kelompok terdiri dari 8 bit yang dipisah oleh tanda titik. Berikut adalah contohnya :

11000000.00010000.00001010.00000001

Atau dapat ditulis dalam bentuk emapatkelompok angka desimal, misal :

192.168.12.1

Ip address sebetulnya terdiri dari dua bagian yaitu network ID dan host ID dengan format sebagai berikut

IP ADDRESS
192 168 12 1
Network ID Host ID

Untuk mempermudah pemakaian, bergantung kebutuhan IP address dibagi dalam 5 kelas sebagaimana berikut ini. Kelas kelompok oktat pertama berupa angka desimal Kelompok oktat pertama dalam angka binari adalah sebagai berikut.

  • A 1 – 126 00000001 – 01111110
  • B 128 – 191 10000000 – 10111111
  • C 192 – 223 11000000 – 11011111
  • D 224 – 239 11100000 – 11101111
  • E 240 – 247 11110000 – 11110111

Contoh :
IP address 25.20.5.31
Subnet mask 255.0.0.0
Berada di kelas A

IP address 172.20.5.31
Subnet mask 255.255.0.0
Berada di kelas B

IP addres 192.20.5.31
Subnet mask 255.255.255.0
Berada di kelas C

Disamping itu juga disediakan kelompok IP address yang dapat dipakai tanpa pendaftaran yang disebut private address seperti pada tabel di bawah :

Kelas Kelompok Private Address

  • A 10.0.0.1 – 10.255.255.255.254
  • B 172.16.0.1 – 172.31.255.254
  • C 192.168.0.1 – 192.168.255.254

IP address yang dipilih dari kelompok private address ini, hanya dapat digunakan untuk jaringan private (local) dan tidak dikenal oleh internet.

Pengertian Subnet Mask

Subnet mask digunakan oleh router untuk menentukan bagian mana yang merupakan alamat jaringan dan bagian mana yang menunjukkan alamat host. Subnet mask merupakan suatu bilangan 32 bit yang terbagi menjadi 4 kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 8 bit biner sebagai mana format IP address yang juga ditulis dalam notasi desimal bertitik. Subnet mask secara default untuk setiap kelas diperlihatkan dalam tabel berikut :

Kelas Subnet Mask dalam biner Subnet Mask dalam desimal

  • A 11111111.00000000.00000000.00000000 255.0.0.0
  • B 11111111.11111111.00000000.00000000 255.255.0.0
  • C 11111111.11111111.11111111.00000000 255.255.255.0

Pada subnet mask default, dimana oktet bernilai 1 untuk semua bit –nya (11111111) menunjukkan alamat network sedangkan oktet bernilai 0 semua bit-nya (00000000) menunjukkan alamat host yang tersedia dalam sebuah jaringan.

Pengertian Subnetting

Subnetting adalah suatu metode untuk memperbanyak network ID dari satu network ID yang telah anda miliki, yaitu sebagian host ID dikorbankan untuk digunakan dalam membuat network ID tambahan.

Sebagai contoh, akan dipergunakan network ID 130.200.0.0 dengan subnet mask 255.255.192.0 yang sama. Cara yang bisa dipakai :

  • Dari nilai oktet pertama dan subnet yang diberikan, dapat diketahui IP address adalah kelas B dengan oktat ketiga diselubungi denga `n angka 192
  • Pakai rumus (256 – angka oktet yang diselubungi) = (256 – 192) = 64
  • Jadi kelompok subnet yang dapat dipakai adalah kelipatan angka 64, yaitu 64 dan 128.

Dengan demikian, subnet yang tersedia adalah :

  • 130.200.64.0
  • 130.200.128.0

Jadi kelompok IP address yang dapat dipakai adalah :

  • 130.200.64.1 sampai 130.200.127.254
  • 130.200.128.1 sampai 130.200.191.254

Rumus untuk menghitung jumlah subnet adalah : 2n – 2
n adalah jumlah bit yang diselubungi.

Rumus untuk menghitung jumlah host per subnet = 2N – 2
N adalah jumlah bit yang masih tersisa untuk host ID.

Contoh Kasus :

Untuk kelas B dengan 3 bit diselubungi, subnet masknya dalah 11111111.11111111.11100000.00000000 atau 255.255.224.0

Jadi jumlah subnet = 23 – 2 = 6
Jumlah bit yang masih tersisa untuk host ID adalah N = 16 – 3 = 13
Sedangkan jumlah host persubnet = 213 – 2 = 8190

Jika Network ID yang dipergunakan 222.200.0.0

Dengan menerapkan rumus (256 – angka oktet yang diselubungi) = (256 – 224) = 32

Maka subnet yang tersedia adalah :

  • 222.200.32.0
  • 222.200.64.0
  • 222.200.96.0
  • 222.200.128.0
  • 222.200.160.0
  • 222.200.192.0.

Dengan kelompok Ip Address yang dapat digunakan adalah :

  • 222.200.32.1 sampai 222.200.63.254
  • 222.200.64.1 sampai 222.200.95.254
  • 222.200.96.1 sampai 222.200.127.254
  • 222.200.128.1 sampai 222.200.159.254
  • 222.200.160.1 sampai 222.200.191.254
  • 222.200.192.1 sampai 222.200.224.254.

Perlu untuk diketahui kalau alamat yang tunjukkan host tidak bisa di beri angka 1 atau 0 semuanya (255. 255. 255. 2555 atau 0. 0. 0. 0). Karna bila angka binernya 1 semuanya akan tidak tunjukkan alamat host tetapi juga akan dipandang oleh system jaringan jadi alamat broadcast (grup dalam satu network) sedang bila angkanya 0 semuanya, jadi oleh system juga akan dipandang jadi alamat jaringan tersebut.

Dalam hal semacam ini dapat digambarkan seperti kita akan kirim surat, bila paket data adalah isi satu surat jadi Ip address tunjukkan alamat tempat tinggal sedang alamat network tunjukkan alamat jalan serta alamat broadcast tunjukkan nama RT dalam satu grup orang-orang. Sekian ulasan mengenai Cara Menghitung Ip Address, Subnet Mask dan Gateway yang benar yang dapat kami tuliskan dalam artikel ini. Semoga apa yang telah kami tuliskan ini dapat bermanfaat.

Cara Menghitung Ip Address, Subnet Mask & Gateway | rumusmenghitung | 4.5